Tahukah Kamu - 34
Semula atom dianggap bagian atau partikel terkecil dari suatu benda. Anggapan itu berubah ketika pada tahun 1897 JJ Thomson menemukan partikel yang lebih kecil daripada atom. Partikel itu selanjutnya dikenal sebagai elektron. Menurut Ernest Rutherford, dalam atom elektron bergerak mengelilingi inti atom yang disebut proton. Pada tahun 1932, salah seorang murid Rutherford, James Chadwick, menemukan adanya partikel lain di dalam inti atom. Partikel itu dikenal sebagai neutron. Setelah tahun 1930-an, pengetahuan partikel makin berkembang. Makin banyak partikel baru yang ditemukan antara lain neutrino, muon, dan pion. Pada tahun 1963, Fisikawan Amerika Murray Gell-Mann dan Georg Zweig, menyatakan gagasan berikut. Partikel-partikel elementer, seperti proton dan neutron, tersusun dari kuark dengan berbagai kombinasi. Ada empat jenis kuark yang berbeda yaitu up, down, strange, dan charmed. Ukuran kuark sendiri sekitar 1.000 kali lebih kecil daripada proton, sedangkan muatan listriknya 1/3 atau 2/3 muatan proton.