Sabtu, 02 April 2011

Sejarah Piala Interkontinental


Sejarah Piala Interkontinental
Berawal dari Piala Rio

Sepakbola dunia mesti berterima kasih kepada Henri Delaunay. Selain mencetuskan ide pelaksanaan Piala Eropa, pria asal Prancis ini juga memunculkan gagasan digelarnya kejuaraan dunia antarklub.
Kejuaraan dunia antarklub pertama kali digelar pada tahun 1951 di Rio de Janeiro Brasil. Kejuaraan diikuti klub-klub dari Amerika Selatan dan Eropa. FIFA turun tangan setelah Presiden Jules Rimet meminta wakilnya untuk mengawasi kejuaraan yang dinamai Taca ( Piala ) Rio itu. Namun, beberapa waktu lalu FIFA tidak mengakui ajang yang dimenangi Palmeiras itu sebagai kejuaraan dunia resmi. Delaunay memunculkan ide kejuaraan dunia untuk menentukan siapa klub terbaik diantara kampiun Eropa dan Amerika Selatan. Piala Interkontinental akhirnya terwujud setelah konfederasi sepakbola Amerika Selatan menggelar kejuaraan antarklub untuk wilayah mereka yang dinamai Copa Libertadores pada tahun 1960.
Piala Interkontinental pertama pada tahun 1960 mempertemukan Real Madrid      ( Spanyol ) dan Penarol ( Uruguay ). Pertandingan memakai system kandang-tandang. Sistem itu dipakai hingga 1979. Pada tahun 1960 hingga 1968, jumlah poin menjadi penentu siapa juara. Karena format itu, pertandingan ke tiga mesti digelar jika kedua tim sama-sama mendapat tiga poin dari dua laga. Pada tahun 1969 hingga 1979, ajang ini memakai system standar di Eropa, yakni skor agregat dengan nilai lebih untuk gol tandang.
Para pemain dari klub Amerika Selatan selalu menganggap Piala Interkontinental sebagai ajang bergengsi. Sebabnya, ini menjadi kesempatan mereka untuk menjual diri dan dibeli klub Eropa yang berarti menjadi kaya. Sebaliknya klub-klub Eropa kurang bersemangat karena pertandingan sering berjalan keras. Keributan berulang kali terjadi. Contohnya, duel panas Estudiantes ( Argentina ) kontra AC Milan ( Italia ) pada tahun 1969 menghasilkan hukuman berat untuk beberapa pemain Estudiantes. Karena ingin melindungi pemainnya dan juga karena kurangnya dorongan hadiah financial, beberapa kali juara Piala Champion menolak tampil. Posisi mereka diganti tim runner-up. Bahkan pada edisi 1975 dan 1978, Piala Interkontinental sama sekali tak dimainkan.
Saat kontinuitas Piala Interkontinental terancam, datang proposal dari federasi sepakbola Jepang dan perusahaan otomotif asal Negeri Matahari Terbit, Toyota. Jepang mengajukan diri sebagai tuan rumah duel antar juara Eropa dan Amerika Selatan yang hanya dimainkan sekali. Sejak 1980, kejuaraan ini bernama Toyota European/South American Cup dan dimainkan di Stadion Nasional Tokyo. Hadiah mobil keluaran Toyota untuk pemain terbaik menjadi salah satu daya tarik ajang ini.
Piala Toyota bertahan sampai tahun 2004 setelah badan sepakbola dunia memutuskan untuk menggantinya dengan FIFA Club World Cup sejak 2005. Dalam 25 kali penyelenggaraan Piala Toyota, Eropa lebih baik, wakil Benua Biru 13 kali menjadi juara. Porto ( Portugal ) menjadi penentu kehebatan Eropa setelah mengalahkan Once Caldas ( Kolombia ) lewat adu penalty diedisi terakhir kejuaraan pada tahun 2004. Namun, jika dihitung total sejak tahun 1960, Amerika Selatan lebih baik. Wakil Conmebol 22 kali juara, sedangkan utusan UEFA mengumpulkan 21 gelar.  


  
Data-Fakta Piala Interkontinental
Distribusi Juara Berdasarkan Klub


No
Klub
Negara
Tahun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Boca Juniors
Nacional
Penarol
AC Milan
Real Madrid
Sao Paolo
Santos
Internazionale
Independiente
Ajax
Juventus
Bayern Muenchen
Porto
Racing Club
Estudiantes
Feyenoord
Atletico Madrid
Olimpia
Flamengo
Manchester United
Gremio
River Plate
Crvena Zvezda
Velez Sarsfield
Borussia Dortmund
Argentina
Uruguay
Uruguay
Italia
Spanyol
Brasil
Brasil
Italia
Argentina
Belanda
Italia
Jerman
Portugal
Argentina
Argentina
Belanda
Spanyol
Paraguay
Brasil
Inggris
Brasil
Argentina
Yugoslavia
Argentina
Jerman
1977, 2000, 2003
1971, 1980, 1988
1961, 1966, 1982
1969, 1989, 1990
1960, 1998, 2002
1992, 1993
1962, 1963
1964, 1965
1973, 1984
1972, 1995
1985, 1996
1976, 2001
1987, 2004
1967
1968
1970
1974
1979
1981
1999
1983
1986
1991
1994
1997


0 komentar: